Cara memelihara warna kain batik agar tidak cepat pudar

Jumat, 17 Mei 2013

pemeliharaan warna kain batik agar tidak cepat pudar

Tips dan Trik Merawat Batik

Untuk memelihara agar kain batik tetap cerah warnanya, berikut kami berikan beberapa tips merawat batik:

  1. Bila batik tidak terlalu kotor rendamlah ke dalam air hangat, tapi bila batik ada noda bisa dihilangkan dengan mengusapkan jeruk nipis  atau sabun mandi ke noda tersebut.
  2. Batik dicuci dengan menggunakan lerak. Aroma lerak bisa mencegah munculnya hewan kecil yang dapat merusak kain, jangan mencuci dengan mesin cuci .
  3. Setelah dicuci menjemurnya di tempat yang teduh dan tidak perlu memerasnya, biarkan saja kain tersebut mengering secara alami. Pada saat menjemur tarik bagian tepi kain agar serat kain yang terlipat kembali seperti sediakala.
  4. Hindari penyetrikaan secara langsung, jika terlalu kusut Anda bisa semprotkan air di atas kain batik Anda lalu lapisi batik Anda dengan kain lainnya. Hal ini untuk menghindari kain batik Anda terkena panas langsung dari setrikaan.
  5. Untuk  memberi pewangi dan pelembut pada batik tulis, jangan disemprotkan langsung pada kain. Sebelumnya, tutupi kain dengan koran, lalu semprotkan cairan pewangi dan pelembut kain. Jangan menyemprotkan parfum atau minyak wangi langsung ke kain atau pakaian berbahan batik sutera berpewarna alami.
  6. Sesudah disetrika, simpan batik Anda dalam plastik agar tidak dimakan ngengat. Sebaiknya Anda jangan memberi kapur barus karena zat padat ini terlalu keras sehingga bisa merusak kain batik Anda. Ada baiknya Anda beri merica atau lada yang dibungkus dengan tisu lalu masukkan dalam lemari pakaian Anda untuk mengusir ngengat. Atau Anda bisa menggunakan akar wangi yang sebelumnya Anda celup ke dalam air panas kemudian dijemur, lalu dicelup sekali lagi ke dalam air panas dan dijemur. Setelah akar wangi tersebut kering Anda baru bisa menggunakannya